Thursday, September 01, 2005

i am u, u are i


Ketika mata bertemu
dan menebarkan perasaan cinta
perasaan yang mencoba menyatukan jiwa
yang dicoba untuk dikendalikan oleh pikiran
yang dicoba untuk dikaburkan dengan alasan
namun perasaan terlalu kuat untuk dikendalikan dan
dikaburkan....
seperti sang penyair kahlil gibran berkata, apabila
sayapnya telah meliputimu maka mengalahlah

ketika kecupan bertemu
seperti melepas semua perasaan yang terpendam
memberikan perasaan tak terkendalikan dan senyum
terkembang
dan menegaskan perasaan yang paling dalam

membuat jiwa untuk menyatu
dalam setiap helaan nafas
dalam setiap peluhan keringat
dalam setiap mata yang termenung
dalam setiap mimpi yang tenang dan hangat


terlalu indah untuk berhenti
terlalu menakutkan untuk berakhir
walau betapa fananya harapan yang ada...

deeply sad


Jiwaku,
Mengapa bulan seakan meredup
Malam menjadi terasa begitu panas dan terik
Jiwaku,
Mengapa terasa begitu pedih perih
Karena luka yang datang tiba-tiba
Jiwaku,
Kemanakah saat air wudhu menyentuh muka
Saat lantunan ayat diucapakan dengan terbata-bata
Jangan dibiarkan semuanya sirna ditukar dunia
Jiwaku,
Aku menangis...

Monday, August 29, 2005

galau....

Mengapa aku memiliki rasa ini
Rasa yang begitu kejam untuk di miliki seorang anak manusia
Mengapa aku tak bisa hanya menerima
Menerima apa yang telah terjadi dan lanjutkan hidupku
Mengapa aku membenci…..!!

Mengapa aku tidak lagi memiliki rasa ini
Rasa yang mungkin harus di miliki seorang anak manusia
Mengapa hatiku tak cukup besar untuk memiliki rasa ini
Mengapa aku tidak bisa memaafkan…!!

Mengapa aku sulit memiliki rasa ini
Rasa yang mungkin harus dimiliki seorang pencinta
Mengapa logika ku selalu menang dalam hal ini
Mengapa aku tidak bisa mempercayai…. !!!

Rasa sayang, apakah aku memilikinya?
Rasa cinta, apakah aku mempunyainya?
Aku tidak akan dapat mencintai
aku tidak akan dapat menyayang
selama
rasa benci,
rasa tidak dapat memaafkan
rasa tidak bisa mempercayai
masih selalu ada di dalam hati ini…